Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Hello World Baby

Hello World Baby - Andriberbudi
Hello World Baby - Andriberbudi


Hello World adalah sebuah tulisan yang selalu muncul saat awal kita install wordpress, dulu saat masih aktif ngeblog dan sering build blog menggunakan wordpress saat selesai proses instalasi dan membuka halaman website akan kita temui sebuah postingan bawaannya dari tu CMS berjudul Hello World!. Tiba-tiba aku mendapatkan sebuah ide, jika suatu saat nanti aku punya anak akan ku tulis Hello World bersama foto dia. Sepertinya lucu "kataku dalam hati" atau membuat kaos bertulisan itu.

Dan itu belum pernah aku bicarakan sama sekali kepada pacar-pacarku karena belum tentu dia menjadi ibu dari anak-anakku, Halah. Tapi seiring berjalannya waktu hingga akhirnya aku menemukan pasangan yang bersedia ku lamar dan dipersunting menjadi istri. Hello world yang terlupakan akhirnya beberapa minggu ini muncul lagi. Bukan karena aku sedang membangun sebuah blog melainkan melihat perut istriku yang semakin membesar, ya istriku sedang hamil anak pertama kami.

Kami harus menunggu dua tahun dengan berbagai usaha untuk memiliki keturunan, mulai dari konsultasi ke dokter tapi aku merasa ini tidak cocok, karena diharuskan berhenti merokok dan pola hidup yang sehat, bukan perkara mudah ini pak, batinku. Kemudian pijat agar dimudahkan hamil, ada hasilnya? Ada, tapi saat itu karena istriku masih bekerja dan kecapekan akhirnya keguguran. Akhirnya tekat ku bulat, kamu berhenti kerja dan aku yang kerja. Iya sebelumnya aku masih ngeblog tapi bukan menggunakan wordpress  melainkan blogspot dan bermain CPA serta membuka jasa pembuatan website. Karena pendapatan tidak tetap akhirnya aku banting stir menjadi karyawan di salah satu perusahaan IT dan istri berhenti kerja.

Kami melanjutkan pijat agar diberi keturunan, selain itu kami juga membeli kurma muda, pertama kali minum awal puasa tahun kemarin 2020 dan Alhamdulillah habis satu paket istriku hamil dan aku tahu tepat hari ulang tahun pernikahan kami yang kedua, pagi itu haru biru mewarnai ku, sekitar jam 5 pagi aku dibangunkan dan ditunjukkan tespek 2 garis, sontak bahagia, mbrebes mili campur jadi satu. Buat kalian yang sedang Promil bisa coba juga, kunjungi instagram kurma muda dan jangan lupa perbanyak berdoa.

Hari demi hari ku lalui sambil menanti si jabang bayi lahir, terus mempersiapkan semuanya dan selalu berdoa semoga, semoga dan semoga yang ku akhiri dengan Amin.

Jumat, 22 Januari 2021 aku masih bekerja seperti biasa, pukul 11.48 WIB istriku kirim whatsapp "mas, aku ngompol, semoga bukan air ketubannya pecah" mak deg rasanya, aku mencoba menenangkan istriku. Tak berapa lama chat lagi, semakin khawatir dan memintaku untuk pulang. Tanpa pikir panjang aku minta ijin pulang kerja lebih awal, Alhamdulillah diberi ijin dan bergegas pulang.

Setibanya di rumah aku melihat istriku di kamar mengerang kesakitan seketika rasa panik, cemas, bingung menjadi satu "Pie nek mrojol ning ngomah" batinku. Pokoknya harus segera di bawa ke klinik atau puskesmas, aku dengan rasa yang sok tenang mencoba dan sedikit memaksa agar dia bangun dan bergegas berangkat, pasti itu sakit banget, tapi sing penting nggak lahiran di rumah atau di jalan. Di perjalanan pokoknya banter bahkan lampu merah tak trobos, "Ini darurat" batinku, sambil menguatkan dia. Sesampainya puskesmas ku hanya melihat pintu dapur yang buka (mungkin karena sudah menjelang sore), nggak peduli pokoknya masuk saja sambil mencari orang di dalam dan mengatakan istriku mau melahirkan, para perawat yang mungkin sedang istirahat, mau siap-siap pulang atau shift siang langsung  membawa istriku ke ruang bersalin, ternyata di cek udah bukaan atau kontraksi ke 9, hampir saja aku terlambat. Cuma ngeden 3 kali langsung lahir putri kami. Alhamdulillah diberi kemudahan dan kelancaran.

Dalam proses itu rasa berganti deg-degan, cemas, panik jadi satu, seumur hidup baru kali ini rasa seperti itu ku rasakan, ijab pernikahan pun tak setegang ini. 30 menit kemudian haru dan bahagia hadir ketika mendengar suara bayi hadir, kecil mungil, memerah bercampur darah dan lendir lahir dari perut ibunya. Rasa takutku melihat darah bercerakan dan berceceran sirna, mungkin karena rasa ketakutanku itu terkalahkan oleh rasa bahagia, ya sangat bahagia, bahkan Dokter yang sedang memperbaiki jalan keluarnya anak kami bilang "Mas, kalau nggak kuat keluar saja" tapi aku menolaknya. Alhamdulillah putri pertama kami lahir pukul 15.20 WIB. Terima kasih ya Allah, Terima kasih Saudara-saudaraku, teman-teman atas support-nya, ilmu dan pengalaman yang kalian berikan.

Akhirnya keinginanku tercapai, bisa menyapa dengan kata Hello World saat anakku lahir, Alhamdulillah.

Tips Persiapan Menjelang Persalinan singkat dariku adalah Jika usia kandungan sudah 35 Minggu keatas, saya sarankan untuk mempersiapkan beberapa hal, seperti sebuah tas yang berisi perlengkapan bayi dan ibu, setidaknya untuk 3 hari ketika istri melahirkan di Rumah sakit, Puskesmas, atau Klinik dan perlengkapan bayi bisa membawa 4 sampai 7 kali lebih banyak dari perlengkapan ibunya.

Itu saja sih yang ingin aku ceritakan,Semoga kalian yang belum punya pasangan segera mendapatkan, Semoga kalian yang sudah siap menikah, segera menikah, Semoga kalian yang ingin segera punya keturunan semoga disegerakan mendapatkan, Amin.

Tulisan ini sudah saya tulis (sebagian) sebelum putri kami lahir.

2 komentar untuk "Hello World Baby"