Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apakah Hubungan yang Nyaman akan Aman?

Apakah Hubungan yang Nyaman akan Aman?
Apa Hubungan yang Nyaman akan Aman? (Kok fotomu sih mas? Lha yo mosok fotomu 😂)

Kali ini andriberbudi.web.id Waton Nulis - Nyambung saat ngobrol akan menjadikan rasa nyaman, ngobrol apapun, misalnya ngerasani konco gitu 😂. Setelah ada rasa nyambung pasti obrolannya nggak sampai disitu.

Bertemu dikemudian hari, makin nyambung dan bersambung terus tu cerita hingga akan sampai pada suatu titik rasa nyaman, nah disinilah akan timbul rasa kurang lengkap kalau nggak ngobrol sama dia, iya dia misalnya.

Di fase selanjutnya kamu bakalan menyimpulkan sendiri ah kayaknya aku suka sama dia, cinta sama dia, itu salah? Ya nggak juga, kan itu perasaan kamu.

Nah ndilalahnya dia juga ngerasain hal yang sama dengan kamu, ya udah akhirnya jadian.

Berdasarkan fakta dilapangan, tidak semua yang saling mempunyai rasa nyaman bakalan aman tuh hubungan tapi sebagian besar bakalan aman bahkan sampai di pinang.

Ada beberapa faktor yang menurutku harus kamu tahu tentang disaat sudah nyaman bakalan tidak aman. Oke langsung saja yak.

Sudah saling nyaman tapi tidak aman

  1. Egois

    Egois menurut KKBI
    adalah orang yang selalu mementingkan kepentingan diri sendiri. Lho emang bisa ya orang yang saling nyaman tapi egois, ya bisa saja. Karena nyaman itu rasanya mustahil jika dari a sampai z bakalan nyaman semua, pasti ada di titik tertentu yang bakalan berbeda dan akan ada rasa egoisme tersendiri. Solusinya salah satu dari kalian harus mau mengalah (meski dalam hati misuh-misuh) dan yang pasti jangan sampai merasa dirugikan saja.
  2. Pihak dari luar

    Seringkali sudah nyaman banget tapi ada saja pihak yang kurang setuju, misalnya orang terdekat kita yaitu orang tua. Beberapa orang tua bakalan tidak menyetujui dari awal kerasanyamanan kalian itu yang mengakibatkan hubungan kalian bakalan tidak aman. Atau setelah setelah berjalan sekian lama tiba-tiba mereka tidak suka, emang ada yang kayak gitu? Ada. Nah disini menurutku ada dua pilihan yaitu manut saran orang tua dengan alasan yang masuk akan atau meyakinkan dengan memaksimalkan kemampuan kalian.

Itu saja yang bisa ku tuliskan disini. Sedangkan untuk yang nyaman dan aman-aman saja sampai pernikahan rasanya tidak perlu aku jelaskan ya. Jika kamu atau kalian punya pendapat lain untuk menambahkan nomor 3 atau selanjutnya silahkan menulis di kolom komentar.

Posting Komentar untuk "Apakah Hubungan yang Nyaman akan Aman?"