Ayo Ngopi adalah Basa-Basi

Baca Juga

Achmad Muttohar (@kokoh_achmad)
Kapan ngopi lagi? Sudah lama nggak ngopi bareng, sudah bisa dipastikan ini kode keras ngajak ngopi bareng, batinku. Si Arif menghubungiku melalui WA (dibaca: Whatsapp) katanya mumpung Kokoh (teman kita yang perawakannya mirip Adul) lagi di rumah. Hingga akhirnya kita sepakat awal April nongkrong bareng dan semoga ini bukan April Mop, batinku lagi.

Malam ini kita nongkrong di Aygo Coffee Magelang, berlokasi di Jl. Jend. Sarwo Edhie Wibowo, Sarangan, Banyurojo, Mertoyudan, Magelang. tempatnya tidak terlalu besar tapi nyaman dan kami beberapa kali nongkrongnya ya disini. Yang pasti kalau acara ngumpul-ngumpul Arif pasti yang datang paling awal.

Setibanya disana aku langsung memesan Cafe Late, alasanku cukup nggak mutu sebenarnya, yaitu karena seharian sudah minum kopi hitam, aku memang sebelum berangkat ke Magelang sudah niat bikin Arabika Sumbing yang aku beli dari Temanggung Coffee House, berbekal tips dari Owner-nya pas berkunjung kesana, aku wadahkan kopinya ke termos mini, biar bisa dibawa kemana-mana yang tentu angetnya bisa lebih lama, sesimpel itu sih alasanku. Kok malah ngomongin kopi yang lain sih, maaf, maaf suka khilaf, hehe.



Setelah pesanan tiba kita mulai ngomong ngalor ngidul, ngetan ngulon, munggah medun, dan sedikit ada berbeda karena Kokoh sekarang sudah bisa menghisap rokok dengan luwes, tampak seperti pria dewasa. Tapi dia tak seperti biasanya lebih banyak diam, tak kira karena tidak didampingi oleh Gusmul, ternyata Bapaknya sedang sakit (semoga Bapakmu lekas sembuh ya Koh, Amin). Oya dulu awalnya kami bertemu di Komunitas Blogger Pendekar Tidar, komunitas blogger yang sangat terkenal pada jamannya, saat ini si Pendekarnya sedang bertapa di Gunung Tidar jadi rada sepi.

Kami mulai sering berhubungan saat kami (Aku, Arif, Kokoh dan Mas Lisin) ditawari atau lebih tepatnya di undang untuk menulis tentang Hotel di Salatiga oleh Mas Sigit, dahulu (2016) namanya masih Agrowisata Hotel Salatiga namun seiring waktu berjalan namanya berubah menjadi D'Emmerick Hotel. Karena Kopi kita menjadi ingat menu yang kita pilih dahulu, yaitu Gecok Cabut Gunung, menu yang kala itu menjadi menu spesial disana, kalau Arif bilang "Pokoke milih menu sing durung tau di pangan". Obrolan kita tak jauh-jauh dari blogger dan kesibukan kita masing-masing, karena kita sudah berpencar, aku di Bantul, si Kokoh di Semarang dan Arif tetap di Magelang. Sebenarnya ada satu lagi teman kita yang nggak bisa hadir karena jauh, Mas Lisin.

Meski saat ini kita sudah sibuk dengan kegiatan masing-masing namun Silaturahmi Blogger yang tipis-tipis gini tetap terjalin.

Arif ngajak ngopi sebenarnya hanya basa-basi untuk melepas rindu (rindu sebagai apa dulu lho ya), karena rindu bukan hanya soal pacaran, kasih sayang tapi juga soal waktu, waktu pas dulu kita masih selo, kesana kesini, rajin nulis tapi karena kesibukan masing-masing ya setidaknya bertemu bisa memacu untuk bahan menulis. Akan lain lagi kalau kita yang bilang Ayo Ngopi pasangan kita, atau paling nggak bribikan, wes pasti itu beda lagi tujuannya, nggak hanya ngopi, bisa saja diajak curhat atau ngomongin yang lainnya. Sekali lagi diajak ngopi "Ayo Ngopi" adalah basa basi.


N.B: Jangan harap menemukan sesuatu yang bermanfaat dari tulisan ini, karena ini adalah basa-basi.
Ayo Ngopi adalah Basa-Basi Ayo Ngopi adalah Basa-Basi Reviewed by Andri Berbudi on April 02, 2019 Rating: 5

2 komentar:

  1. Aku cukup jadi pendengar setia saja, hu. Berharap bisa mencuri ilmu kalian. Ilmuku rung nyandak. Hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. kamu selalu begitu, selalu mencuri, njinjit o koh haha

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.