Aku Tentang Cinta di Hari Valentine

Aku Tentang Cinta di Hari Valentine

Hari valentine di kenal dengan hari kasih sayang, hari yang penuh cinta, untuk siapa hari itu kita berikan? Pasangan, teman dekat atau orang tua. Aku tak mengerti, bahkan aku tak pernah merayakannya, bukan karena aku anti valentine atau bukan juga karena valentine bukan budaya kita orang Indonesia.

Hari valentine buatku biasa saja tak ada beda dengan hari senin saat kita mulai kerja, hari selasa sampai hari sabtu dan minggu saat kita jumpa, tak ada bedanya. Selalu sama, cinta bukan soal bagaimana merayakannya tapi lebih ke bagaimana kita melakukannya.

Aku memang tak melakukannya karena hari valentine buatku bisa dilakukan kapan saja, bukan pas tanggal 14 Februari, mau ngungkapin kasih sayang kok setahun sekali, rugi dong, (mungkin) sebagian orang valentine itu penting karena mereka LDR atau sibuk dengan pekerjaan, jadi mereka merayakan dengan pasangan atau orang tua pas hari valentine.

Aku dan pasanganku memang tak pernah menganggap hari valentine yang setahun sekali sebagai hari kasih sayang, wong malam minggu aja sejak pacaran sampai menikah jalan bareng bisa dihitung, kenapa? Ya malam minggu itu macet, mau makan juga rame banget, tidak ada kenyamanan yang bisa kita nikmati selain mengikuti gaya yang sudah menjadi tradisi.

Hari ini 14 Februari 2019 apakah aku memberikan cokelat untuk istriku? Iya aku memberikan cokelat karena tadi pas ke indomaret beli rokok ada tulisan beli 2 gratis 1. Cokelat mahal? tidak juga, lebih mahal rokokku haha.

Valentine itu udah gaya hidup dan tradisi untuk merayakan hari kasih sayang. Kalau tidak suka ya udah tidak usah merayakan, jika memang ingin melakukan lakukanlah tapi jangan berlebihan, karena cinta itu tidak berlebihan, cinta itu juga membosankan, percayalah.



Untuk yang sedang berusaha mendapatkan dan sedang memperjuangkan cinta,
tunjukkan cintamu dengan hati bukan harta, tunjukkan cintamu dengan tulus
bukan modus dan tunjukkan cintamu dengan meyakinkan bukan menyakitkan.

Merayakan valentine itu haram atau tidak? buatku tergantung bagaimana kita melakukannya, jika itu dapat mempererat dan menjadi pondasi hubunganmu tentu lebih bagus to. Tapi kalau valentine dirayakan ke hal yang negatif tentu haram, tergantung sudut pandang kita, toh kita yang sudah berpasangan tentu sudah dewasa cara pikirnya.

Posting Komentar

0 Komentar